Inilah sosok yang paling mengubah nasib Wang Lin di Renegade Immortal. Jadi bukan dewa, bukan pula musuh kuat, melainkan seorang pria tua bernama Situnan. Di awal perjalanan kultivasi, Wang Lin hanyalah pemuda biasa. Bakatnya itu rendah, diremehkan semua orang, dan hampir mati berkali-kali. Namun semuanya itu berubah saat ia menemukan sebuah manik penentang surga. Dari dalam manik itu muncullah sebuah jiwa kuno. Dialah Situnan, seorang kultivator legendaris yang tubuhnya telah hancur, namun jiwanya masih bertahan selama ribuan tahun.

Awalnya, Situnan hanya ingin memanfaatkan Wang Lin agar dirinya bisa terus hidup. Sebenarnya, Situnan itu licik, suka bercanda, dan sering terlihat tidak serius. Namun di balik sikap santainya itu, tersimpan pengalaman kultivasi yang sangat menakutkan. Dialah yang mengajari Wang Lin satu kebenaran pahit: di dunia kultivasi, kebaikan tidak menjamin hidup, hanya yang kuat yang bisa bertahan.

Si Tunan mengajarkan berbagai teknik, strategi, dan cara berpikir tanpa belas kasihan. Sedikit demi sedikit, Wang Lin berubah dari pemuda polos menjadi kultivator dingin yang bahkan ditakuti para dewa sekalipun. Semua pengalaman, tipu daya, dan pelajaran yang diberikan Situnan menjadi fondasi terbesar perjalanan Wang Lin menuju puncak kekuatan.

Meskipun mereka sering bertengkar, hubungan keduanya perlahan berubah. Bukan lagi sekadar pemanfaatan, melainkan hubungan guru dan murid, bahkan seperti keluarga. Tanpa Situnan, Wang Lin mungkin sudah mati lebih awal di dunia kultivasi yang sangat kejam. Sosok inilah yang menjadi alasan terbesar mengapa Wang Lin mampu bertahan, berubah, dan akhirnya menjadi salah satu kultivator paling mengerikan di dunia Renegade Immortal.